Jogja

Muncul Bibit Siklon Tropis 91W, Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Cuaca Jogja Tanggal 14, 15 dan 16 Januari 2026 Nanti?

Yudi Permana | 13 Januari 2026, 17:54 WIB
Muncul Bibit Siklon Tropis 91W, Bagaimana Pengaruhnya Terhadap Cuaca Jogja Tanggal 14, 15 dan 16 Januari 2026 Nanti?

Akurat.co, Jogja - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Yogyakarta memantau adanya bibit siklon tropis 91W.

Bibit siklon 91W tersebut akan mempengaruhi kondisi cuaca di DIY dan sekitarnya selama tiga hari kedepan. Tepatnya di tanggal 14, 15 dan 16 Januari 2026.

Kepala Stasiun Meteorologi Yogyakarta Warjono mengatakan, bibit siklon tropis ‘91W’ terpantau di Samudra Pasifik Utara Papua dan pusat tekanan rendah di perairan Selatan Nusa Tenggara.

"Ini yang menyebabkan pertemuan arus angin atau konvergensi di sepanjang wilayah Jawa, Bali, Nusa Tengara Barat, Nusa Tenggara Timur, yang bertiup dari arah Barat," katanya, Selasa (13/01/2026).
 

Warjono mengungkapkan, berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta mengidentifikasi suhu muka laut baik dalam skala harian maupun mingguan di Laut Jawa dan Samudera Hindia Selatan Jawa terpantau relatif hangat yakni 28 – 29 C, dengan anomali suhu muka laut relatif normal berkisar antara –1.0 s/d 0.5 C.

Kondisi ini relatif masih cukup mendukung peningkatan suplai uap air ke atmosfer sehingga mendukung pertumbuhan awan hujan.

Selain itu indeks ENSO sebesar -0.90 (La Nina lemah), sehingga berpengaruh terhadap peningkatan pola konvektif di sebagian wilayah Indonesia.

Profil vertikal kelembaban udara terkini wilayah DIY pada ketinggian 1.5 - 3.0 km (paras 850 - 700 mb) yang basah sebesar 65 - 95 %, sehingga potensi hujan di wilayah DIY dapat terjadi pada pagi, siang, sore, malam juga dini hari.
 

Mempertimbangkan hal tersebut, maka BMKG Stasiun Meteorologi Yogyakarta memprakirakan cuaca di wilayah DIY periode tanggal 14, 15 dan 16 Januari 2026 adalah sebagai berikut:

Tanggal 14 Januari 2026
 
Potensi hujan sedang di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian Utara dan Gunungkidul bagian Utara. Potensi hujan sedang – lebat di Kulon Progo Tengah - Selatan, Bantul, dan Gunungkidul bagian Selatan.

Tinggi gelombang: 1.25 - 2.5 m (kategori sedang).

Tanggal 15 Januari 2026

Potensi hujan sedang di Sleman bagian Barat-Utara, Kulon Progo, Bantul bagian Selatan dan Gunungkidul bagian Selatan.

Tinggi gelombang: 1.25 - 2.5 m (kategori sedang).

Tanggal 16 Januari 2026

Potensi hujan sedang di Kota Yogyakarta, Sleman, Kulon Progo bagian Tengah-Selatan, Bantul dan Gunungkidul bagian Selatan.
 

Tinggi gelombang: 1.25 - 2.5 m (kategori sedang).

Masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode tiga hari kedepan.

"Termasuk potensi bencana hidrometeorologi diantaranya berupa banjir, tanah longsor, puting beliung, pohon tumbang ataupun sambaran petir terutama bagi masyarakat yang berada dan tinggal di wilayah rawan bencana hidrometeorologi," jelasnya.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.