Cegah Kerusuhan Terulang, DPRD DIY Tekankan Koordinasi Antara Suporter

Akurat.co, Jogja - Kerusuhan antara suporter sepakbola kembali terjadi di wilayah DIY.
Kali ini melibatkan Brajamusti atau suporter PSIM dengan Bobotoh, suporter Persib Bandung.
Hal tersebut membuat Komisi D DPRD DIY angkat bicara. Ketua Komisi D RB Dwi Wahyu mengaku prihatin dengan kejadian tersebut.
"Menurut saya, kejadian tersebut seharusnya dapat diantisipasi. Meskipun memang agak susah," katanya, Kamis (28/08/2025).
Baca Juga: Polda DIY Pastikan Tak Ada Korban Jiwa Kerusuhan Suporter PSIM dengan Persib Bandung
Menurutnya, antara suporter itu harusnya ada koordinasi agar di lapangan tidak terjadi perselisihan.
"Penting ini karena berkaitan dengan psikologi massa. Koordinasi antara koordinator suporter harus betul-betul berjalan," tegasnya.
Di satu sisi, pihaknya juga meminta maaf kepada PSIM. Karena stadion Mandala Krida yang berada di Kota Yogyakarta belum bisa digunakan karena statusnya masih dalam pengawasan KPK.
Disisi lain, RB Dwi mengucapkan terima kasih pada Pemkab Bantul yang sudah mengizinkan stadion mereka.
Baca Juga: Cahya Supriadi Dipanggil Timnas U-23, Manajemen PSIM Senang dan Bangga
Komisi D DPRD DIY sendiri telah mengusulkan adanya kajian kembali rehab agar bisa segera dipakai PSIM yang kini sedang berlaga di kompetisi tertinggi Liga Indonesia.
"Sedang koordinasi dengan Disdikpora DIY dengan KPK. Anggaran juga sudah disiapkan. Masih menunggu hasil koordinasinya," ujarnya.
Seperti diketahui terjadi kerusuhan antar suporter usai laga antara PSIM dengan Persib Bandung.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jogja Makin Panas Menyengat! BMKG Ungkap Arti Grafik 'Warming Stripes' dan Pemicunya
- 2Dikira Santri, Ini 5 Fakta Menarik Dosen FISIP UGM Media Wahyudi Askar
- 3Lahan UPN Yogyakarta yang Kena Tol Tiba-tiba Bertambah, Rektor Buka Suara
- 4Yashinta: Ekonomi Kreatif DIY Terhambat Perda
- 5Profil Razzi Taruna, Mantan Manajer PSIM yang Kini jadi Direktur Olahraga Persik
- 6Waspada! Satu dari 5 Anak Indonesia Alami Obesitas, Dosen UMY Ungkap Penyebabnya
- 7Stok BBM Sleman Diklaim Aman 7 Kali Lipat, Pemkab Minta Warga Tak Panic Buying
- 8Prediksi BRI Super League: Isenmulang vs PSIM jadi Laga Pemecah Telur bagi Tamu?
- 9Apa Itu Beras Fortifikasi? Dosen UMY Jelaskan Pengertian dan Dampaknya jika Tak Sesuai Kandungan
- 10Buang Sampah di Sungai, Warga Kota Jogja Bakal Kena Sanksi









