Wabup Sleman Tegaskan Arsip Tak Sebatas Tumpukan Dokumen

Akurat.co, Jogja - Keberadaan arsip yang selama ini sering dianggap sebatas tumpukan dokumen harus mulai dihilangkan.
Lantaran arsip merupakan identitas dan memori kolektif bangsa maupun sebuah instansi yang harus dijaga bersama.
Untuk itu, kompetensi dalam menjaga maupun mengelola arsip di sebuah instansi harus terus ditingkatkan.
Hal itu pula yang mendasari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Sleman untuk menggelar Sosialisasi Kebijakan dan Bimbingan Teknis Pengelolaan Arsip Vital dan Arsip Terjaga, Senin (13/04/2026).
Baca Juga: Gudang Penyimpanan Arsip Sleman Penuh, 260 Ribu Berkas Akan Dimusnahkan
Bertempat di Aula Kantor Bappeda Sleman, kegiatan diikuti oleh perwakilan perangkat daerah di lingkungan Pemkab Sleman.
Kegiatan mengulas materi terkait kebijakan penyelenggaraan kearsipan, pengelolaan arsip vital dan arsip terjaga, serta praktek pengelolaannya.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sleman Shavitri Nurmala Dewi mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah untuk mendorong optimalisasi penyelenggaraan kearsipan di lingkungan perangkat daerah Kabupaten Sleman.
Di samping itu, juga sebagai upaya meningkatkan kompetensi perangkat daerah dalam pengelolaan arsip vital.
Baca Juga: Hadirkan Suasana Nyaman dan Kekinian, Perpustakaan di Jogja Makin Diminati Pelajar dan Mahasiswa
“Melalui kegiatan ini diharapkan pengelolaan arsip vital dan arsip terjaga di perangkat daerah dapat berjalan lebih optimal sesuai ketentuan,” jelasnya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa menegaskan bahwa arsip memiliki peran penting sebagai dokumen administratif, dan juga sebagai identitas dan memori kolektif bangsa.
“Arsip bukan sekadar tumpukan dokumen, tetapi merupakan identitas dan memori kolektif bangsa yang harus kita jaga bersama,” ujarnya.
Ia menambahkan, arsip vital merupakan dokumen yang tidak tergantikan dan menjadi dasar keberlangsungan operasional sehingga memerlukan perlindungan dan pengelolaan yang optimal.
Baca Juga: Belum Semua Sekolah di Sleman Perpustakaannya Terakreditasi Nasional
“Manfaatkan momentum ini untuk berdiskusi dengan narasumber agar pengelolaan arsip di masing-masing perangkat daerah dapat berjalan sesuai regulasi,” tegasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1DIY Belum Masuk Musim Hujan, Ini Penyebab Hujan dan Angin Kencang Belakangan Ini Menurut BMKG
- 2Ridho Kresna Wattimena Resmi Dilantik Jadi Rektor UPN Yogyakarta
- 3Daftar Klasemen Terbaru Moto3 2026, Setelah Pole Position di Australia Posisi Veda Naik?
- 4Hujan Guyur Jogja, GP Ansor Bantul Tetap Salurkan Bantuan Air Bersih
- 570 Ribu Warga DIY Mengangur, DPRD Dorong Anggaran Pro-Rakyat
- 6Ta'aruf Korpri Golek Garwo 2026, Ajang Ketemu Jodoh Para ASN
- 75 Fakta Terbaru Veda Ega Pratama di Moto3, Pole Position di Australia, Next Sepang?
- 8Kenapa Pengawasan DPR Lemah di Era Prabowo? Ini Kata Dosen UGM
- 9Demo Mahasiswa di Jogja Hari Ini: Soroti 2 Tahun Prabowo-Gibran dan Makan Bergizi Gratis
- 10Cerita Mahasiswi Kedokteran UAJY Sabet Medali Kejurnas Hapkido 2026









